1. Tahukah anda : Eceng gondok selama ini lebih dikenal sebagai tanaman gulma alias hama. Padahal, eceng gondok sebenarnya punya kemampuan menyerap logam berat. Eceng gondok terbukti mampu menurunkan kadar polutan Pb dan Fe. Oleh karena itu, diyakini eceng gondok juga mampu menurunkan kadar polutan Hg, Zn, dan Cu yang mencemari perairan. Sebab, secara struktur kimia, atom Hg, Zn, dan Cu termasuk dalam golongan logam berat bersama Pb dan Fe. Selain dapat menyerap logam berat, eceng gondok dilaporkan juga mampu menyerap residu pestisida, contohnya residu 2.4-D dan paraquat. (ELMAYA OKTAVIANI).
  2. Tahukah anda bahwa cacing tanah banyak manfaatnya. Sebagian orang merasa jijik pada cacing tanah. Jangan salah, ternyata dibalik tubuhnya yang licin itu, cacing tanah menyimpan banyak khasiat. Kenyataannya, banyak orang yang mengonsumsinya untuk menyembuhkan beberapa penyakit, tanpa efek, sehingga aman dikonsumsi. Menurut pengalaman orang-orang yang pernah mengalami demam atau suhu badan yang tinggi, dengan mengonsumsi ramuan ekstra cacing tanah gangguan mereka pun membaik. Menurut penelitian yang pernah dilakukan bahwa cacing tanah adalah sumber protein sangat tinggi. Cacing tanah juga mengandung beberapa asam amino dengan kadar yang tinggi. Salah satunya, cacing Lumbricus Rubellus mengandung kadar protein sangat tinggi sekitar 76%. Kadar ini lebih tinggi dibandingkan daging mamalia (65%) atau ikan (50%).Beberapa penelitian telah membuktikan adanya daya antibakteri dari protein hasil ekstrasi cacing tanah yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif Escherichia coli, Shigella dysenterica, Staphylococcus aureus dan Salmonella thypi.(Eliawati addawiyah).
  3. Tahukah Anda, Mengapa oksida belerang dapat menyebabkan hujan asam ? Bahan bakar seperti batubara dan minyak biasanya mengandung belerang. Pembakaran itu akan menghasilkan oksida-oksida belerang. sebagian dari belerang dioksida yang terbentuk mengalami oksidasi lebih lanjut membentuk belerang trioksida. Oksida-oksida belerng ini terlarut dalam air dan membentuk asam sehingga menyebabkan terjadinya hujan asam. Belerang dioksida apabila terisap oleh pernapasan dan akan membentuk asam sulfit yang merusak jaringan dan menimbulkan rasa sakit apabila belerang trioksida terisap maka yang terbentuk asam sulfat dan asam ini lebih berbahaya.(Riska Haryati).
  4. Batubara merupakan salah satu sumber energi primer yang memiliki riwayat pemanfaatan yang sangat panjang. Beberapa ahli sejarah yakin bahwa batubara pertama kali digunakan secara komersial di Cina. Ada laporan yang menyatakan bahwa suatu tambang di timur laut Cina menyediakan batu bara untuk mencairkan tembaga dan untuk mencetak uang logam sekitar tahun 1000 SM. Bahkan petunjuk paling awal tentang batubara ternyata berasal dari filsuf dan ilmuwan Yunani yaitu Aristoteles, yang menyebutkan adanya arang seperti batu. Abu batu bara yang ditemukan di reruntuhan bangunan bangsa Romawi di Inggris juga menunjukkan bahwa batubara telah digunakan oleh bangsa Romawi pada tahun 400 SM. (Taryana).
  5. Tahukah Anda ? Rambut dapat membantu analisa gangguan pola makan ? Jika selama ini kita menganggap rambut sebagai mahkota wanita atau sebagai pelindung kepala dari suhu dingin, ternyata rambut bisa digunakan untuk mendeteksi kelainan makanan pada seseorang. Para peneliti mengatakan mereka telah mengembangkan sebuah penelitian untuk mengetahui hal tersebut. Karbon dan nitrogen yang ada pada rambut bisa menunjukkan anorexsia nervosa atau mulimia pada seseorang. Tubuh kita,khusus’y rambut bisa merekam kebiasaan makan kita sesuai dengan tumbuhnya rambut otomatis dibarengin dengan bertambahnya protein, Nah, protein tersebut dipengaruhi oleh apapun makanan yang anda konsumsi. Jadi, setiap helai rambut yang berada dikepala anda tak ubahnya seperti ‘buku harian’ kimia yang merekam nutrisi harian yang anda konsumsi, menurut nasional Intitutes of Heath Amerika, lebih dari 90% gangguan pola makan dialami wanita usia 12 sampai 25 tahun. Namun penelitian terbaru menunjukkan gejala peningkatan pada wanita dewasa. Tanpa perawatan yang memadai, penderita kelainan pola makan ini akan meningkatkan gizi buruk, masalah yang berhubungan dengan jantung dan komplikasi fatal lainnya. (Eka Agustian ).
  6. Tahukah Anda: Setiap kandungan parfum mengandung pelarut tambahan yang berfungsi sebagai media atau foundation baik parfum itu asli atau sintesis. Persentase kandungan bahan kimia dalam parfum antara kisaran 30% tergantung dari jenis produknya. Namun dari beberapa analisa pasar, 95% bahan kimia yang terkandung di dalam produk wangian adalah bahan kimia sintetik yang berbahan dasar petroleum yang merupakan turunan benzena, aldehida atau yang umumnya terkenal beracun. Tes yang dilakukan tahun 1991 pada salah satu organisasi di Amerika yang menangani masalah kesehatan lingkungan menemukan zat kimia beracun dari 815 sampel yang mereka ambil, zat-zat yang terkandung adalah kloroform yang dapat juga ditemui pada pelembut pakaian dan p-diklorobenzena yang telah diketahui bersifat karsinogenik pada produk penyegar ruangan dengan dosis yang tinggi. Selain itu juga terdapat pengharum yang beraroma musk, yang dicurigai mengakibatkan sakit kepala dan juga bersifat karsinogenik meskipun pada kandungan yang lemah. (Rieda Rasyidah).
  7. Tahukah anda: Air kelapa telah banyak dimanfaatkan untuk membuat berbagai produk seperti jelly, alkohol, cuka, dan nata de coco. Selain itu air kelapa juga dapat dikembangkan sebagai minuman isotonik. Karena air kelapa kaya akan Potassium (Kalium) dan juga mengandung gula (antara 1.7-2.6%) dan protein (0,07-0.55%). Komposisi mineral dan gula yang sempurna dalam kandungan air kelapa menyebabkan adanya keseimbangan elektrolit yang sempurna, sama dengan cairan tubuh manusia. Oleh karena itu air kelapa sangat prospektif dijadikan sebagai minuman isotonik. (Nur Cholifah).
  8. Tahukah anda: Mengapa para petani pada zaman dahulu, sehabis bercocok tanam di sawah biasanya langsung mandi dengan air yang dicampur garam? Menurut cerita mereka, penambahan garam pada air mandi tersebut akan membuat badan mereka menjadi segar. Karena garam merupakan senyawa kimia dengan rumus kimia NaCl. Ketika garam dilarutkan dalam air akan terurai menjadi ion Na+ dan Cl- mengalami ionisasi yaitu peristiwa mengurainya suatu senyawa kimia menjadi ion-ion baik positif dan negatif. Dengan adanya ion-ion hasil penguraian garam dapur tersebut tegangan permukaan air menjadi lebih besar sehingga ketika disiramkan ke tubuh dapat membantu membuka pori-pori tubuh menjadi lebih lebar. Hal tersebut mengakibatkan tubuh petani menjadi cepat teratasi karena penguapan tubuhnya menjadi lebih cepat sehingga badan petani menjadi lebih segar. (Nur Cholifah).
  9. Tahukah Anda: apabila Detergen untuk mencuci pakaian dicampurkan dengan Baking soda dapat menghilangkan aroma tak sedap pada pakaian, Krim tartar jika dicampur dengan bahan lemon, mampu menghilangkan noda makanan atau karat pada baju putih. sedangkan lemon, efektif mengangkat kotoran yang tak bisa dibersihkan oleh deterjen dan Garam mampu mencegah noda akibat tumpahan anggur (wine). (SYIFA UMMISSA’ADAH).
  10. Tahukah Anda: Banyak diantara kita yang ketika kita terserang flu segera berfikir untuk meminum jus jeruk atau suplemen vitamin C. Tetapi apakah cara tersebut memang efektif untuk menyembuhkan flu? Buah jeruk, grapefruits dan makanan lainnya yang mengandung vitamin C memang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tetapi setelah berbagai penelitian dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa vitamin C hanya memiliki sedikit efek untuk menyembuhkan ataupun mencegah penyakit flu. Penelitian terbaru mengenai vitamin C, yang dipublikasi sekitar awal tahun ini dalam Cochrane Database of Systematic Reviews, mengevaluasi berbagai penelitian mengenai vitamin C yang telah selama beberapa dekade terakhir, yang melibatkan 11.000 subjek yang mengkonsumsi 200 mg atau lebih vitamin C setiap harinya. (Batas konsumsi vitamin C yang direkomendasikan oleh pemerintah Amerika adalah 60 mg per hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa vitamin C hanya sedikit berpengaruh untuk mengurangi atau mengobati sakit flu pada sebagian besar populasi. Tetapi bagaimanapun, hasil penelitian terhadap sebagian besar kelompok orang yang sering mengalami stress fisik (seperti atlet maraton, anggota militer dsb) menunjukkan bahwa vitamin C dapat menurunkan resiko mereka untuk terjangkit penyakit flu. Jika para atlet tersebut menkonsumsi vitamin C sesuai dosis yang dianjurkan setiap hari, maka kemungkinan mereka untuk terjangkit penyakit flu akan berkurang 50%. (SYIFA UMMISSA’ADAH).
  11. Tahukah Anda: Bagaimana menetapkan kadar formalin dalam makanan? Umumnya, formalin merupakan larutan formaldehida 37% dalam larutan air. Cara mengisolasi formalin dari makanan (misalkan tahu) dapat dilakukan dengan mengekstrak makanan menggunakan pelarut H2O pada suhu ruangan. Jangan menggunakan H2O panas, karena akan menguapkan CO2 sehingga mengurangi kadar formaldehida. Analisis formalin bisa dilakukan dengan metode enzimatis secara fluorimetri, HPLC, GC dan spektrofotometri. Dari kesemuanya yang sering digunakan, yakni metode spektrofotometri (karena mudah dan murah) dengan mereaksikan formalin dengan alkanon dalam media garam asetat sehingga terbentuk senyawa kompleks berwarna kuning dan diuji pada gelombang sepanjang 410 nm. (Mareta Dwi Satuti).
  12. Tahukah Anda: Bagaimana prinsip kerja Reaksi Fehling, Tollens, dan Benedict? Pada prinsipnya baik fehling, tollens maupun benedict digunakan untuk mengetahui apakah suatu gula merupakan gula pereduksi atau bukan (mempunyai gugus aldehida bebas). Fehling terdiri dari campuran CuSO4 + Asam tartat + Basa. Jika gula tersebut merupakan gula pereduksi (glukosa, galaktosa, dll) Cu akan berubah menjadi Cu2O yang berwarna merah bata.Benedict terdiri dari campuran Na2Co3 + CuSO4 + Natrium sitrat. Reaksi Benedict akan menyebabkan larutan yang berwarna biru akan berubah menjadi orange atau kuning. Untuk mengetahui gula pereduksi yang mempunyai sifat reduksi lebih kuat, reaksi Fehling lebih jelas perubahan warnanya.Sedangkan Tollen terdiri dari Ag2SO4 yang bila ada gula pereduksi Ag akan direduksi menjadi Ag+ yang akan membentuk cinci perak. Kelemahan dari reaksi Tollen adalah dia bukan cuma bereaksi dengan gula pereduksi tetapi juga bereaksi dengan senyawa keton yang mempunyai gugus metil. (Mareta Dwi Satuti).
  13. Tahukah anda: suplemen dapat menghasilkan antioksidan dan menangkal radikal bebas. Suplemen makanan merupakan makanan yang mengandug zat-zat gizi dan non gizi, yang berfungsi sebagai pelengkap kekurangan zat gizi yang dibutuhkan untuk menjaga agar vitalitas tubuh tetap prima,beberapa penelitian mengungkapkan vitamin C dan E,beta karoten dan selenium berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Selain itu zat non gizi seperti pigmen kopen pada tomat,flavonoid, enzim dan koenzim berkhasiat sebagai antioksidan. Zat gizi dan non gizi sebenarnya dapat kita peroleh dari makanan sehari-hari seperti sayur-sayuran,buah-buahan dan susu. Pada keadaan lingkungan yang kotor seperti pencemaran udara yang merupakan sumber radikal bebas bagi tubuh yang tidak lepas dari kehidupan kita,salah satu bahan pencemaran udara itu timah(pb),hasil buangan knalpot yang mengandung timah hitam. Laporan bank dunia URBAIR menyatakan dampak pencemaran timah hitam atau timbal menimbulkan 350 kasus penyakit jantung dan 62.000 kasus tekanan darah tinggi dengan angka kematian 340 orang pertahun. Sumber radikal bebas lain dari lingkungan disekitar kita seperti asap rokok,radiasi sinar matahari,sinar X. dalam hal ini suplemen makanan yang mengandung antioksidan dapat membantu menetralkan radikal bebas dengan mengikat elektron bebas. Dengan musnahnya radikal beba,kita dapat mengantisipasi dalam mengurangi kerusakan inti sel dan sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan perlindungan tubuh kita.(rina maryana).
  14. Mengapa minuman soda yang diguncang berdesis lebih nyaring ? Gelembung-gelembung kecil yang terjadi pada saat kaleng minuman bersoda diguncang menolong karbon dioksida yang terkandung dalam minuman tersebut untuk melepaskan diri dari larutan. Minuman ringan kalengan berisi karbon dioksida yang diberi tekanan tinggi sehingga karbon dioksida, yang sesungguhnya adalah gas, dapat larut dalam minuman cair. Setelah kaleng dibuka, seluruh gas yang ada akan melepaskan diri dari larutan sebagai gelembung udara (busa) dan pada akhirnya minuman tersebut akan menjadi minuman biasa yang tak bersoda. Apabila cairan tersebut diperlakukan dengan hati-hati, gas yang terkandung di dalamnya akan butuh waktu lebih lama untuk ‘melarikan diri’ ke udara dan kembali ke wujud asalnya (gas), namun apabila kaleng minuman soda tersebut diguncang, atau bila minuman tersebut dituang dengan cepat ke dalam gelas, gelembung udara yang terbentuk akibat guncangan akan mempermudah gas terlarut untuk ‘melarikan diri’ ke udara. Gas yang terlarut pada cairan yang tenang akan sulit untuk melepaskan diri karena adanya tekanan permukaan pada cairan tersebut, yang tak lain adalah energi yang dibutuhkan untuk memisahkan molekul-molekul gas terlarut satu dari yang lainnya sehingga menjadi gelembung udara. Untuk melepas sebuah gelembung udara kecil yang baru saja terbentuk, energi yang dibutuhkan per molekul gas di dalam gelembung udara relatif besar, dan sebagai akibatnya, tahap awal adalah tahap yang sulit. Begitu sebuah gelembung udara terbentuk, energi yang diperlukan (per molekul) untuk sebuah molekul gas terlarut menguap dan memperbesar gelembung tersebut lebih kecil. Alasannya ialah karena pada tekanan tetap, volume sebuah gelembung udara proporsional terhadap jumlah molekul di dalamnya sementara luas permukaan sebuah gelembung udara proporsional terhadap jumlah molekul pangkat 2/3. Pada saat kaleng minuman bersoda diguncang, akan banyak gelembung udara yang terbentuk dalam cairan dan gas terlarut akan lebih mudah menguap dan bergabung dengan gelembung udara yang ada daripada membentuk gelembung udara baru. Dengan menghindari tahap awal pembentukan gelembung udara yang sulit, gas terlarut dapat lebih mudah melepaskan diri dan ini menyebabkan suara berdesis yang lebih nyaring.(Memi malihah).
  15. Jengkol : Meskipun sering dianggap sebagai makanan kelas rendah, hasil penelitian menunjukkan bahwa jengkol juga kaya akan karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid, glikosida, tanin, dan saponin. Secara lengkap kandungan gizi biji jengkol dapat dilihat pada tabel. Komposisi Gizi per 100 gram Biji Jengkol

Zat Gizi Kadar
Energi (kkal) 133
Protein (g) 23,3
Karbohidrat (g) 20,7
Vitamin A (SI) 240
Vitamin B (mg) 0,7
Vitamin C (mg) 80
Fosfor (mg) 166,7
Kalsium (mg) 140
Besi (mg) 4,7
Air (g) 49,5

Kandungan vitamin C pada 100 gram biji jengkol adalah 80 mg, sedangkan angka kecukupan gizi yang dianjurkan per hari adalah 75 mg untuk wanita dewasa dan 90 mg untuk pria dewasa. Vitamin C sangat dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan imunitas tubuh. Vitamin C juga banyak hubungannya dengan berbagai fungsi yang melibatkan respirasi sel dan kerja enzim yang mekanismenya belum sepenuhnya dimengerti. Di antara peran vitamin Cadalah: (1) oksidasi fenilalanin menjadi tirosin, (2) reduksi ion ferri menjadi ferro dalam saluran pencernaan, sehingga besi lebih mudah untuk diserap, (3) melepaskan besi dari transferrin dalam plasma agar dapat bergabung ke dalam ferritin (simpanan besi) jaringan, (4) pengubahan asam folat menjadi bentuk yang aktif, yaitu asam folinat, serta (5) berperan dalam pembentukan hormon steroid dari kolesterol. (nurul aida Al Tangerang)